Pentingnya Branding

Pentingnya Branding

Bagi para entrepreneur brand terbilang sangat penting untuk kelangsungan bisnisnya. Brand bisa dikatakan sebagai wajah bisnis para entrepreneur di public, atau bisa juga dikatakan brand adalah identitas personalnya. Sebagai pelaku bisnis, penting sekali untuk mengenal dan merumuskan brand Anda, tidak hanya untuk mencoba membuat impression yang kuat tetapi memungkinkan bagi konsumen dan mitra untuk mengenal perusahaan Anda.

Tujuan Branding

Tujuan dari branding adalah untuk menyampaikan pesan ke masyarakat dan pengguna baik melalui materi pemasaran atau melalui logo dan nama yang dipilih. Di sisi lain startup yang anda bangun perlu dikenal dan dilihat oleh banyak orang untuk membuka kesempatan untuk lebih banyak dikenal masyarakat. Membangun brand bagi starup sama halnya dengan berinfestasi untuk meningkatkan nama dan menempatkan posisi di masyarakat sebagai sesuatu yang diingat. Di samping itu, brand juga menjadi jalan yang tepat untuk menyampaikan value ke masyarakat.

 Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk membangun sebuah branding, berikut cara yang dapat dilakukan.

  1. Cari tahu siapa target audiens dan kompetitor anda.
  2. Tentukan nama brand anda.
  3. Tentukan slogan agar lebih menarik perhatian
  4. Desain logo untuk brand anda.
  5. Tentukan penampilan atau gaya brand anda.

Alasan Branding

Sebagai penjelasan lebil lanjut, berikut adalah alasan mengapa branding sangat penting bagi startup.

1. Dengan branding, akan membantu meningkatnya reputasi bisnis.

Dengan brand image yang kuat dan konsisten, hal tersebut akan membantu dalam bisnis. Brand akan lebih memudahkan para konsumen untuk mengenali, mengingat, dan merekomendasikan brand anda ke banyak orang. Maka dari itu itulah menjadi salah satu alasan bahwa branding sangat penting.

2. Mendatangkan konsumen baru.

Apabila brand kita sudah cukup terkenal dan kuat dalam bisnis kita, maka akan sangat mudah untuk mendatangkan konsumen yang baru. Hal itu sangat jelas, bukankah sangat disayangkan apabila kita sudah cukup lama berkecimpung dalam suatu sektor bisnis, tetapi kita tidak punya brand yang kuat atau bahkan tidak mempunyai brand sama sekali.

Brand yang kuat sejalan dengan impression market yang positif dan konsumen akan senang berbisnis dengan anda kerena reputasi dan kepercayaan konsumen dengan brand tersebut.

3. Branding adalah investasi bisnis.

Brand yang dikenal dan kuat akan membantu meningkatkan reputasi di kemudian hari dan akan meningkatkan nilai bisnis anda dengan memberikan penambahan service di industry yang anda bangun.

4. Meningkatkan kebanggaan dan kepuasan karyawan.

Ketika karyawan bekerja dengan suatu perusahaan yang terkenal dengan brandnya, dan mereka sejalan dengan visi dan misi perusahaan maka karyawan akan lebih nyaman dengan pekerjaan sehingga meningkatkan nilai kepercayaan terhadap perusahaan. Mereka juga akan bangga bekerja di perusahaan tersebut, dan membuat mereka betah untuk bekerja lebih lama.

5. Dengan Branding bisa meningkatkan kepercayaan perusahaan.

Orang lebih cenderung untuk melakukan suatu bisnis dengan perusahaan yang memiliki brand yang kuat dan profesional. Konsumen merasa mereka dapat mempercayai perusahaan, produk, dan jasa yang anda tawarkan.

Berikut adalah alasan yang pentingnya dari suatu brand.

Branding disebut juga upaya untuk menyampaikan pesan dan mengenalkan sebuah produk atau bisnis. Sebelum jauh merencanakan strategi branding, ada beberapa hal yang perlu anda persiapkan, seperti sebagai berikut.

  1. Apa misi perusahaan anda.
  2. Apa manfaat dan fitur yang ada di produk atau layanan anda
  3. Kualitas apa yang anda ingin pengguna kaitkan tentang perusahaan anda.

jadi apa tujuan branding anda?

Jenis Font Serif dan Font San Serif

Jenis Font Serif dan Font San Serif

Font adalah sesuatu yang penting di dalam penulisan atau di sebuah desain grafis. Apalagi seorang penulis, font menjadi kerabat sehari hari di dalam pekerjaannya. Secara istilah, font merupakan sebuah rupa huruf yang memiliki ukuran, gaya, dan berat tertentu. Salah satu dari klasifikasi font tersebut adalah font jenis serif dan juga font sans serif. Serif dan san serif sendiri diambil dari bahasa Perancis, serif berarti bagian yang berbentuk kait, sedangkan sans memiliki arti tanpa, jadi sans serif berarti tanpa ada bagian yang berbentuk kait.

Klasifikasi huruf dibuat berdasarkan atas latar belakang sejarah perkembangan tipografi yang diambil dari momentum – momentum penting dalam perjalanan sejarah penciptaan dan perkembangan bentuk huruf.

Untuk mengetahui lebih dalam, berikut kita akan membahas satu persatu dari font serif dan san serif tersebut.

Font Serif

Jenis huruf serif adalah huruf yang memiliki garis – garis kecil yang berdiri horizontal pada badan huruf. Garis – garis kecil tersebut biasa disebut juga counterstroke. Counterstroke inilah yang membuat jenis huruf serif ini lebih mudah dibaca karena garis tersebut membantu menuntun mata pembaca melalui suatu garis teks.

Font serif ini sangat cocok digunakan untuk menulis konten artikel karena nilai bacanya yang cukup baik. Contoh font yang dapat di kelompokan pada jenis huruf serif adalah sebagai berikut.

  1. Times New Roman,
  2. Garamond,
  3. Book Antiqua,
  4. Palatino,
  5. Linotype,
  6. Bookman Old Style,
  7. Pan Roman,
  8. Romantic,
  9. Georgia,
  10. Dan lain sebagainya.

Untuk lebih mudah dalam membedakannya, kamu bisa mengenali font serif di dalam ciri – ciri berikut ini.

  1. Kurva poros miring ke kiri,
  2. Memiliki lengkungan atau counterstroke,
  3. Ada kontras antara tebal dan tipis garis font,
  4. Ada garis horizontal pada font.

Font San Serif

Selanjutnya adalah sans serif. Jenis huruf sans serif adalah jenis huruf yang tidak memiliki garis – garis kecil dan bersifat solid. Jenis huruf seperti ini terlihat lebih tegas, fungsional, dan modern. Font ini sangat cocok diterapkan di dalam penulisan media cetak, online dan email. Contoh font yang digolongkan ke dalam sans serif adalah sebagai berikut.

  1. Arial,
  2. Futura,
  3. Avant Grade,
  4. Century,
  5. Gothic,
  6. Bitstream Vera Sans,
  7. Dan lain sebagainya.

Agar lebih mudah dalam mengenalinya, kamu bisa menemukan font san serif di dalam ciri – ciri berikut ini.

  1. Garis melengkung berupa persegi,
  2. Memiliki perbedaan kontras yang halus,
  3. Bentuk mendekati penekanan ke arah garis vertikal.

Perbedaan Font Serif dan Font San Serif

Font serif dan san serif ini memiliki perbedaan yang cukup signifikan, berikut ini mari kita bahas apa saja perbedaan perbedaaan tersebut.

  • Di setiap abjadnya, apabila abjad tersebut memiliki sudut runcing di setiap sisinya atau di sisi tertentu itu bisa dikatakan font serif. Sedangkan apabila abjad terlihat normal seperti biasa itu merupakan font sans serif.
  • Font serif juga bisa disebut dengan model Old Style karena bentuknya, sedangkan bentuk dari sans serif terlihat sudah masuk ke Modern Style karena memiliki desain yang simple dan lebih tegas.
  • Font serif cocok di aplikasikan dalam penulisan isi konten seperti artikel dan sebagainya, sedangkan font serif cocok di aplikasikan dalam penulisan media cetak.
  • Font serif memiliki kontras antara tebal dan tipis di garis font, sedangkan sans serif memiliki perbedaan kontras yang halus.

Sudah faham soal perbedaan font serif dan san serifkan?

Kami adalah Freelancer yang berasal dari surabaya. memulai freelancer di awal tahun 2013 dengan bergabung dengan situs kontes dan freelancer lainnya. Dan saat ini kami fokus mengembangkan ide kami dalam website sederhana ini.

Jam kerja:
senin – sabtu : 09:00 – 17:00